Cara Bikin CTA di Story yang Bikin Orang Klik
Instagram Story itu cepet banget lewatnya. Tapi justru karena sifatnya yang cepat, Story bisa jadi tempat paling powerful buat “ngasih kode” atau ajakan. Nah, gimana caranya bikin orang nggak cuma nonton, tapi juga klik CTA di Story kamu?
Buat kamu yang jualan online, promosi jasa, atau sekadar pengen dapet traffic ke link tertentu, bikin call to action Instagram Story yang efektif adalah kunci buat dapetin interaksi nyata.
Apa Itu CTA dan Kenapa Penting di Story?
CTA alias Call to Action adalah ajakan buat audiens ngelakuin sesuatu. Bisa berupa:
- Geser link (swipe up atau tap link)
- Klik stiker (Link, Polling, DM, dll)
- Balas Story
- Share ke teman
- Cek profil
Di Story, CTA yang kamu tulis atau tampilkan bakal menentukan apakah orang lanjut klik atau skip begitu aja.
CTA yang tepat bisa langsung ngubah penonton jadi pembeli, subscriber, atau minimal jadi follower baru. Beda banget hasilnya kalau kamu asal lempar link doang tanpa ajakan yang kuat.
Jenis CTA yang Bisa Kamu Gunakan di Story
Supaya nggak monoton dan lebih engaging, kamu bisa ganti-ganti bentuk CTA sesuai tujuan kamu. Berikut beberapa jenis CTA yang bisa kamu pakai:
1. CTA Teks
Tulis langsung di dalam caption atau visual Story.
Contoh:
- “Mau template gratisnya? Klik di sini ya 👇”
- “Swipe up kalau kamu relate banget!”
- “Lihat detailnya di link ini”
2. CTA Interaktif
Gunakan fitur bawaan IG yang bisa memicu klik atau respon:
- Stiker Link
- Poll (Jajak Pendapat)
- Quiz
- Ask Me Question
- Emoji Slider
Misalnya, kamu jualan e-book. Bikin polling:
“Kamu tim baca digital atau cetak?
📘 Digital
📕 Cetak”
Lalu di slide berikutnya baru masukin stiker link e-book kamu.
3. CTA Visual + Arah Panah
Jangan remehkan kekuatan visual panah, emoji nunjuk, dan animasi stiker. Otak manusia cepat memproses simbol arah.
Contoh:
- “Klik link ini sekarang 🔗👇”
- Tambahkan stiker panah ke tombol “Link”
Cara Nulis CTA yang Bikin Orang Gak Tahan Buat Klik
Berikut beberapa tips praktis yang terbukti efektif:
1. Pancing dengan Manfaat
Jangan bilang: “Klik link ini ya”
Tapi bilang: “Mau tahu caranya dapet 1000 view pertama? Klik ini 👇”
Fokus pada apa yang mereka dapat kalau klik, bukan sekadar suruhan.
2. Bikin CTA dalam Bentuk Pertanyaan
Orang lebih terdorong untuk klik kalau mereka merasa diajak ngobrol.
Contoh:
- “Pernah ngalamin ini juga? 👇”
- “Kamu tim A atau tim B?”
Lanjutkan dengan link atau polling untuk arahkan aksi.
3. Gunakan Kata yang Aktif & Tertarget
Kata kerja seperti “Lihat”, “Coba”, “Download”, “Mulai”, “Kunjungi” punya efek psikologis lebih kuat dibanding “Silakan” atau “Jika berminat”.
Contoh:
- “Mulai bisnis digital kamu hari ini. Klik di sini!”
- “Download template-nya gratis!”
Kombinasikan CTA dengan Storytelling Singkat
Biar CTA kamu makin kena, jangan langsung “jualan” di slide pertama. Bangun dulu ceritanya.
Struktur Story sederhana:
- Slide 1: Problem / fakta relatable
- Slide 2: Dampaknya / keresahan
- Slide 3: Solusi singkat
- Slide 4: CTA (link, swipe, klik)
Contoh:
- Slide 1: “Kontenmu sepi padahal udah posting tiap hari?”
- Slide 2: “Mungkin karena CTA-nya kurang tepat…”
- Slide 3: “Aku bikin panduan CTA di story lengkap banget!”
- Slide 4: “Klik di sini buat download PDF-nya 👇”
Kalau kamu juga jualan produk digital kayak e-book, kamu bisa gabungkan strategi ini dengan artikel sebelumnya: Cara Jualan E-book Lewat Google Form dan WA.
Tips Tambahan Biar CTA Kamu Nggak Cuma Dibaca, Tapi Diklik
- Gunakan warna kontras di tulisan CTA
- Jangan terlalu banyak tulisan dalam satu slide
- Ulangi CTA di beberapa slide (soft push)
- Gunakan testimonial atau social proof sebelum CTA
- Coba tambahkan urgency atau batas waktu: “Hari ini aja!” / “Cuma 24 jam!”
Contoh CTA di Story yang Bisa Kamu Coba Hari Ini
Berikut beberapa template CTA yang bisa langsung kamu pakai (dan sesuaikan):
“Lagi promo 50% untuk e-book bisnis digital. Klik link sebelum jam 12 malam ya! 👇”
“Cuma 10 orang pertama yang klik link ini bakal dapet bonus template!”
“Kepo sama tips copywriting-ku? Slide terakhir ada link-nya ya 🙌”
“Kamu freelancer dan bingung mulai dari mana? Cek checklist-nya di sini!”
Jangan Lupa Pantau Performa CTA Kamu
Gunakan fitur Insight Instagram untuk melihat:
- Berapa banyak yang klik link
- Berapa banyak yang swipe next
- Berapa banyak yang replay slide kamu
- Berapa akun yang nge-follow setelah Story tayang
Dari data ini, kamu bisa belajar gaya CTA mana yang paling cocok buat audiensmu.
Penutup: CTA Itu Kecil, Tapi Efeknya Bisa Gede
Kalau kamu udah capek bikin konten tapi nggak dapet respon, bisa jadi masalahnya di call to action di Instagram Story kamu. Jangan anggap remeh satu kalimat ajakan—karena dari situ, interaksi dimulai.
Mulai Cara Bikin CTA Instagram Story Menarik dari sekarang: ubah cara kamu nulis CTA, ganti format Story kamu, dan kombinasikan sama storytelling. Hasilnya? Bisa jauh lebih banyak klik, DM masuk, dan bahkan penjualan.
Kalau kamu lagi bangun personal brand atau promosi jasa digital, strategi ini bisa jadi ujung tombak. Dan buat kamu yang belum tau cara ngemas kontennya, tunggu artikel selanjutnya: 7 Ide Konten Instagram buat Jualan Jasa Digital.